BPUPKI

23 January 2013 | Masa Pengaruh Kolonial
  1. Nilai-nilai yang digambarkan pada sidang BPUPKI

 

  1. Nilai Demokrasi : Pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh beberapa golongan memiliki pandangan yang berbeda-beda dan pendapat yang mereka ungkapkan merupakan perwakilan dari semua golongan. Setiap tokoh diberi kebebasan berpendapat dan hak yang sama untuk menyampaikan pendapatnya.
  2. Nilai Toleransi : Sikap saling menghargai atas pendapat tokoh lain, tidak memaksakan kehendak, dan mementingkan kepentingan umum, walaupun berbeda-beda pandangan.
  3. Nilai Persatuan dan Kebangsaan : Perjuangan untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan dengan usaha persatuan dari berbagai pihak dengan pandangan kebangsaan.
  4. Nilai Kepemimpinan : Kemampuan para tokoh untuk mengakomodasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat agar bisa lepas dari penjajahan.

 

 

  1. Makna pidato yang disampaikan Bung Karno pada sidang BPUPKI adalah kemerdekaan adalah jalan yang harus dilalui bangsa Indonesia agar terlepas dari penjajahan. Untuk mencapai kemerdekaan tersebut dibutuhkan persatuan dari seluruh bangsa, Kemerdekaan yang dicapai bangsa bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.  Agar terbentuk negara yang sejahtera dibutuhkan nilai ketuhanan, kebangsaan, perikemanusiaan, kesejahteraan, dan demokrasi. Semua itu harus berjalan dengan baik dengan adanya persatuan dari seluruh rakyat.

 

 

  1. Deskripsi situasi menjelang Proklamasi

Sidang yang berlangsung dari 29 mei-1 juni 1945 membahas tentang dasar negara.  Usulan dari beberapa tokoh menyinggung tentang agama islam, hindu-budha yang menjadi latar belakang bangsa, kebangsaan. Moh. Yamin beranggapan bahwa negara berbasis islam akan menjadi negara yang baik untuk perkembangan bangsa namun pendapat beliau disanggah oleh soepomo, soepomo beranggapan bangsa indonesia tidak bisa sama dengan bangsa timur-tengah, ia juga berpendapat bahwa urusan negara harus dipisah dari urusan agama dan mendirikan negara persatuan. Seorang keturunan tionghoa juga ikut menyumbangkan suaranya, ia mengusulkan agar Indonesia menjadi negara yang berkebangsaan dan memiliki keadilan untuk seluruh lapisan masyarakatnya. 1 juni 1945, Bung Karno menyampaikan gagasan dasar negara yang kita kenal sebagai Pancasila pada saat ini. Beliau mengusulkan ketuhanan, kebangsaan, perikemanusiaan, kesejahteraan, dan demokrasi. Hal tersebut kemudian menjadi dasar negara dan mengalami perubahan pada ketuhanan menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” . menjadi Pancasila yang kita kenal hingga kini.


Leave a Reply


five − 2 =